Appamsi

Air Tanah: Proses terbentuknya Sumber Air

Air Tanah: Proses terbentuknya Sumber Air
0
0
Share :

Air tanah merupakan air yang terdapat di dalam lapisan tanah atau batuan di bawah permukaan tanah. Sumber air ini berasal dari air hujan yang meresap ke dalam tanah dan kemudian terkumpul pada lapisan yang tidak dapat dilalui oleh air.

Proses terbentuknya air tanah terjadi melalui beberapa tahapan. Tahap awal terjadi ketika air hujan jatuh ke permukaan tanah dan kemudian meresap ke dalam tanah. Air yang meresap ini akan bertemu dengan zona jenuh tanah, yaitu lapisan tanah yang terisi penuh oleh air. Apabila zona jenuh tanah tersebut sudah tidak mampu menampung air, maka air akan mengalir ke bawah menuju lapisan di bawahnya.

  1. Siklus Air

    Air tanah terbentuk dari air hujan yang masuk ke dalam tanah melalui proses infiltrasi. Air hujan yang jatuh ke permukaan bumi akan mengalir ke sungai atau danau. Sebagian air hujan juga akan meresap ke dalam tanah dan membentuk lapisan air tanah.
    Lapisan air tanah terbentuk karena adanya air yang terperangkap di antara butir-butir tanah dan batuan. Air yang masuk ke dalam tanah akan terus bergerak menuju lapisan bawah tanah dan membentuk akuifer.

  2. Akuifer

    Akuifer adalah lapisan tanah atau batuan yang mampu menyimpan air. Akuifer terdiri dari dua jenis, yaitu akuifer terbuka dan akuifer tertutup.
    Akuifer terbuka adalah lapisan tanah yang langsung terhubung dengan permukaan air tanah. Akuifer tertutup adalah lapisan tanah yang terpisah dari permukaan air tanah oleh lapisan tanah yang lebih keras, seperti batu.

  3. Presipitasi

    Presipitasi adalah proses pembentukan awan dan turunnya air hujan ke permukaan bumi. Air hujan yang turun ke permukaan bumi akan mengalir ke sungai atau danau dan sebagian akan meresap ke dalam tanah membentuk lapisan air tanah.

  4. Evapotranspirasi

    Evapotranspirasi adalah proses penguapan air dari permukaan bumi dan daun tumbuhan. Air yang menguap dari permukaan bumi dan daun tumbuhan akan membentuk awan dan kembali turun ke permukaan bumi sebagai hujan.

  5. Tektonik

    Proses tektonik juga berperan dalam pembentukan air tanah. Gerakan lempeng tektonik akan mempengaruhi susunan lapisan batuan yang ada di bawah permukaan bumi. Hal ini dapat memicu perubahan pada lapisan batuan sehingga air dapat mengalir melalui celah-celah di dalam batuan dan membentuk akuifer.

Terbentuknya air tanah merupakan bagian dari tahap siklus air atau daur hidrologi. Air tanah dapat berinteraksi dengan air permukaan di pengaruhi oleh berbagai komponen lain, seperti topografi, jenis batuan penutup, tumbuhan penutup, penggunaan lahan, dan kegiatan manusia di permukaan. Kualitas air tanah dan air permukaan saling berkaitan satu sama lain.

Baca juga artikel ini: http://appamsi.co.id/5-manfaat-air-bagi-tumbuhan/

 

Follow sosial media kami untuk informasi terupdate:

Facebook : Appamsi
Twitter : @appamsi
Instagram : APPAMSI

Tags :
Air tanah,proses terbentuknya air tanah,siklus hidorlogi,sumber air,sumber daya air
Share :
Related Post :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *